Arus Balik Nataru di Gilimanuk, 6.304 Kendaraan ke Jawa
Arus Balik Mulai Terlihat Sejak Hari Pertama Tahun Baru
Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mulai terlihat di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, pada Kamis (1/1/2026). Sejumlah kendaraan dan penumpang tercatat mulai meninggalkan Pulau Bali untuk kembali menuju Pulau Jawa.
Data sementara menunjukkan, sebanyak 6.304 unit kendaraan telah menyeberang ke Jawa melalui jalur Gilimanuk–Ketapang. Dari jumlah tersebut, 1.954 unit di antaranya merupakan kendaraan pribadi. Sementara itu, total penumpang yang melakukan penyeberangan mencapai 19.700 orang.
Kondisi Lalu Lintas Masih Lancar
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan dan penumpang, kondisi lalu lintas di sekitar pelabuhan hingga siang hari masih terpantau lancar dan terkendali. Tidak terlihat antrean panjang maupun penumpukan kendaraan di jalur masuk menuju area pelabuhan.
Arus kendaraan yang masuk ke area penyeberangan berjalan tertib, didukung pengaturan petugas serta optimalisasi layanan loket dan dermaga.
Pengelola Pelabuhan Pastikan Layanan Optimal
Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, menyampaikan bahwa peningkatan arus balik sudah mulai terasa sejak pagi hari. Namun demikian, koordinasi lintas instansi membuat pelayanan penyeberangan tetap berjalan optimal.
“Memang sejak pagi ada peningkatan, tapi sejauh ini arus kendaraan masih terkendali. Kami bersama petugas kepolisian mempercepat layanan loket dan mengatur alur kendaraan agar tidak terjadi penumpukan,” ujar Didi.
Ia menambahkan bahwa kesiapan armada kapal serta pengaturan jadwal keberangkatan menjadi kunci kelancaran arus balik di hari pertama Tahun Baru.
Puncak Arus Balik Diprediksi Sore hingga Malam
Menurut Didi, kepadatan arus balik biasanya akan meningkat pada sore hingga malam hari, terutama didominasi kendaraan pribadi dan rombongan wisatawan yang kembali ke Pulau Jawa usai merayakan libur Tahun Baru di Bali.
“Puncaknya biasanya memasuki sore sampai malam. Tapi saat ini semua jalur masih aman, dan pelayanan kapal berjalan normal,” tambahnya.
Petugas pelabuhan dan aparat kepolisian terus bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada jam-jam rawan kepadatan.
Puluhan Ribu Kendaraan Masih Bertahan di Bali
Di sisi lain, hingga dua hari setelah perayaan Tahun Baru, tercatat masih ada 62.273 unit kendaraan yang berada di Bali dan belum melakukan perjalanan arus balik. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian wisatawan masih memilih untuk memperpanjang masa liburan di Pulau Dewata.
Keberadaan kendaraan tersebut diperkirakan akan memicu peningkatan arus balik secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.
Arus Masuk Bali Tetap Berjalan Normal
Selain arus balik ke Jawa, arus kendaraan yang masuk ke Bali juga masih berlangsung. Namun, kondisi tersebut tidak mengganggu proses bongkar muat kapal maupun kelancaran operasional penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk.
Pengelola pelabuhan memastikan bahwa distribusi arus masuk dan keluar tetap seimbang, sehingga tidak menimbulkan kemacetan di area dermaga maupun jalur akses pelabuhan.
Antisipasi dan Imbauan
Pihak pelabuhan mengimbau pengguna jasa penyeberangan untuk memantau informasi terkini terkait jadwal kapal dan kondisi lalu lintas. Pengendara juga diminta mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi, mengingat perjalanan arus balik biasanya memakan waktu lebih lama.
Dengan koordinasi yang terus diperkuat, Pelabuhan Gilimanuk diharapkan tetap mampu melayani arus balik Nataru secara aman dan lancar hingga periode libur berakhir.
Baca Juga : Kronologi Kembang Api Bakar 10 Vila di Pecatu saat Tahun Baru
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : ngobrol

